NALAR SOPIR

Nalar itu sering dipengaruhi oleh keahliannya. Hal ini sering aku rasakan kalau berada disamping Mas Arief Najih yang lagi pegang kendali mobil. Menatap Mas Arief sepertinya mengendarai Mobil itu serasa mudah. Dan tidak itu saja, nalar ijtihadnya juga sering beda antara saya dan mas Arief dalam membaca situasi lalulintas yang ada didepan mata. Ada saatnya menurut nalar saya harus sedikit dibelokkan kekiri atau kekanan ternyata keputusan mas Arief beda….
Situasi seperti ini memayahkan, karena harus bersebrangan pendapat dengan pengemudinya. Bayangkan saat menurut rasa saya harus pancal Rem tapi mas Arief malah pancal gas, jadinya kakiku malah tegang ngerem sendiri tanpa pegas rem. Kalau situasinya seperti ini, wah tidak bisa tidur disamping supir.
Terus bagaimana perjalanan supaya nyaman, bisa tidur dan santai dalam kendaraan?
Ternyata mudah, percayalah pada ahlinya. Percayakan perjalananmu pada sopir ahli dan harus percaya bahwa sopir yang mengendarai itu memang ahli, maka perjalananmu akan nyaman.

Demikian pula perjalanan menuju akhirat, supaya kamu tidak payah maka percayakan dirimu pada Imam Agama yang terpercaya. Jangan terprofokasi seruan gali agama dari sumber aslinya, sementara kamu tidak memahami cara menggalinya.

oleh: KH. Khoiruzzad

Tinggalkan Balasan

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com